Materi Pendidikan

Alang-alang/Ilalang. (Latin: imperata cylindrical L.)

Alang-alang/Ilalang. (Latin: imperata cylindrical L.)

Tumbuhan yang satu ini banyak Manfaatnya

makanan Survival juga nih  di daerah yang susah mendapatkan bahan makanan saat Survive.

Lebih banyak dikenal sebagai bahan baku untuk atap rumah tradisional. Di sebagian wilayah Indonesia timur dan sejumlah kepulauan pasifik, daun alang-alang umumnya digunakan sebagai atap rumah. Sejumlah komunitas mengenal sejumlah khasiat alang-alang sebagai bahan obat tradisional namun sebagaimana layaknya banyak potensi pengobatan tradisional, penelitian yang serius mengenai manfaat alang-alang masih jarang dilakukan.

Tumbuhan ini lebih banyak dikenal orang sebagai gulma dan hanya dimanfaatkan sebagai makanan hewan ternak, atau bahkan dibuang begitu saja karena dianggap mengganggu. Namun sebenarnya alang-alang mempunyai kandungan kimiawi yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Menurut hasil penelitian para ahli tanaman, ada banyak kandungan kimiawi yang terdapat di dalam akar dan batang tanaman alang-alang yang berguna untuk tubuh kita antara lain: manitol, glukosa, sakharosa, malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cylindrin, fermenol, simiarenol serta kandungan anemonin. Bagian tanaman alang-alang yang sering diperginakan untuk pengobatan adalah bagaian akar(rimpang), bagian daun serta bagian bunganya.
Akar dan batang alang-alang yang telah dikeringkan.

Setelah dilakukan pengujian pada tumbuhan alang- alang banyak ditemukan kandungan kimiawi kandungan lain yang dimili diantaranya :

Dalam rimpang alang-alang terkandung imperanene yang ternyata mempunyai efek menghambat agregasi trombosit (sel pembeku darah) sesuai hasil penelitian para ahli dari universitas di Jepang. Efek menghambat agregasi trombosit ini sama dengan efek yang ditimbulkan oleh asetosal (asam asetil salisilat) yang digunakan untuk mencegah pembekuan darah pada penderita infark jantung.

Cylindol A yang terkandung di dalam rimpang alang-alang mempunyai efek menghambat enzim 5-lipoksigenase. Dengan terhambatnya 5-lipoksigenase maka pembentukan prostaglandin yang menimbulkan rasa sakit atau nyeri pada otot dapat terhalangi. Bahan lain yang terkandung, yaitu Cylendrene mempunyai aktivitas menghambat kontraksi pembuluh darah pada otot polos, sehingga sirkulasi darah tetap lancar.

Graminone B menghambat penyempitan pembuluh darah aorta (pembuluh darah terbesar). Menurut bagian R&D Sidomuncul, kedua bahan terakhir ini dapat menimbulkan efek penurunan tekanan darah.
Dari hasil pengujian ternyata tumbuhan yang juga disebut ilalang ini mempunyai efek farmakologis atau dengan kata lain tumbuhan ini mempunyai sifat: anti piretik/menurunkan panas, hemostatik/menghentikan pendarahan, menghilangkan haus, diuretic/peluruh kemih dan masuk kedalam meridian paru-paru, lambung juga usus kecil.

Bagian daun dan akar alang-alang dapat digunakan ketika masih segar ataupun yang telah dikeringkan. Manfaat alang-alang untuk mengatasi beberapa penyakit, dapat dilihat dalam berbagai resep traditional berikut ini :

Penyakit batu ginjal: Siapkan akar alang-alang yang segar sebanyak 60 – 120 gram, potong-potong akar menjadi ukuran kecil, lalu cuci dan bersihkan sampai benar-benar bersih. Rebuslah akar dengan air bersih sebanyak 3 gelas. Tunggu dan biarkan rebusan mendidih hingga air tersisa menjadi 1 gelas. Kemudian angkat dan dinginkan air rebusan dan saringlah untuk memisahkan ampas. Minumlah secara rutin 2 kali sehari untuk mendapatkan khasiat dan manfaat akar alang-alang sebagai obat penyakit ginjal akut. Selain direbus sendirian, akar alang-alang juga bisa direbus dengan bahan-bahan lain. Ambil 60 gram akar alang-alang, 30 gram daun kejibeling, dan 30 gram rambut jagung direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan minum airnya.

Kencing Batu atau kencing darah: Siapkan akar segar akar alang-alang sebanyak kira-kira 100 gram, cuci dan bersihkan akar sampai benar-benar bersih. Rebuslah dengan 2 gelas air bersih, tunggu mendidih hingga air rebusan tersisa setengahnya. Keemudian angkat dan dinginkan, saring air rebusan akar alang-alang untuk memisahkan ampasnya. Minumlah secara rutin 2 kali sehari untuk mendapatkan manfaat akar alang-alang sebagai obat kencing darah.
Bisa juga akar alang-alang direbus bersama dengan bahan lain. 100 gram akar alang-alang bisa direbus bersama dengan 30 gram meniran, dan 30 gram daun kumis kucing dalam 700 cc air hingga tersisa 200 cc. Air rebusan ini disaring dan diminum.
Untuk gangguan prostat: gunakan 60 gram akar alang-alang, 30 gram sambiloto, dan 30 gram meniran direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan airnya diminum.
Mengobati tekanan darah tinggi: 100 gram akar alang-alang, 15 gram meniran, dan 15 gram kunyit direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 300 cc, saring dan diminum.
Mengatasi mimisan: gunakan 60 gram akar alang-alang segar dan 100 gram akar teratai direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya diminum.
Batu empedu: gunakan 100 gram akar alang-alang direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan minum airnya.
Asma : dengan menggunakan 60 gram akar alang-alang dan 15 kuntum bunga kenop direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan airnya diminum.
Peluruh air seni: Siapkan 40 sembalan rimpang alang-lang yang sudah kering kemudian dipotong kecil-kecil. Rebus rimpang yang sudah dipotong-potong tsb dengan air bersih sebanyak 2 gelas, tunggu dan biarkan rebusan mendidih hingga air rebusan tersisa menjadi 1 gelas. Kemudian angkat dan dinginkan kemudian saring ampasnya. Minumlah secara rutin 2 kali sehari untuk mendapatkan khasiat dan manfaat akar alang-alang sebagai obat peluruh air seni.

Cukup banyaknya manfaat dari alang-alang membuat kita tidak bisa memandang remeh khasiat dari tanaman ini

semoga bermanfaat

Comments are closed.