Maccerang Manurung

Maccerang Manurung

Maccerang Manurung

Adalah salah satu tradisi budaya yang ada di Kabupaten Enrekang. Perhelatan budaya ini diadakan sekali dalam 8 tahun di Desa Mata Kali, Kecamatan Maiwa, kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, sekitar 9 km dari ibukota kabupaten.



Maccerang Manurung tradisi

Maccerang Manurung banyak dikunjungi orang, bukan hanya pengunjung lokal tetapi juga dari luar propinsi bahkan perantauan yang pulang dari Malaysia.
Maccerang Manurung dilaksanakan dengan maksud memohon keselmatan dan Rezeki dalam menjalani kehidupan sekarang dan masa yang akan datang.

tradisi maccerang Manurung

Maccera adalah mendarah, yaitu menyembelih binatang untuk dipersembahkan bagi penguasa alam.
Manurung berasal dari bahasa Bugis yang dalam terjemahan bebasnya berarti “orang yang turun dari ketinggian/kayangan” dengan sifat-sifat khusus seperti:
Tumanurung tidak dikuburkan apabila meninggal dunia karena tubuhnya menghilang tinggal kapaian atau kerisnya,
Tumanurung dapat dengan tiba-tiba tidak bisa dilihat, kadang berada di dekat kita,
Tumanurung memiliki rasa kemanusiaan yang mendalam atau menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,
Tumanurung cakap dan mempunyai wibawa pemimpin dan pembimbing masyarakat, sangat bijaksana, banyak mengajar masyarakat bercocok tanam, dan berternak dengan baik,
Tumanurung banyak tahu, terbukti bimbingannya kepada masyarakat untuk memuja dan menyembah kepada Tuhan Yang Maha Esa.

itulah sekilas tentang budaya khas yang ada di kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

maccerang Manurung



“I was not born for one corner. The whole world is my native land” - Seneca -