Press

Mendaki Puncak Gunung Sekaligus Berbagi

Mendaki Puncak Gunung Sekaligus Berbagi

Mendaki gunung belakangan menjadi salah satu kegiatan outdoor yang banyak diminati bahkan menjadi tren. Penggiat kegiatan ini pun tak hanya didominasi kalangan anak muda saja, tak sedikit berasal dari golongan anak – anak dan dewasa. Bahkan tak jarang mereka membentuk sebuah komunitas pecinta alam. Salah satunya adalah Komunitas Jungle Ghost Tangerang.

Komunitas pecinta alam yang berdiri sejak 11 Januari 2014 silam ini merupakan kumpulan para pecinta alam dan pendaki gunung di kawasan Tangerang. Komunitas ini merangkul semua orang yang ingin ikut melestarikan alam dengan melakukan pendakian ke gunung – gunung yang ada di Indonesia

Komunitas Jungle Ghost tergolong unik. Mereka menjadikan pakaian khas suku Indian lengkap berikut atributnya sebagai busana wajib yang harus dikenakan ketika kopi darat (kopdar) maupun pendakian. Pakaian khas tersebut, lanjut Dion, menjadi pertanda bahwa Jungle Ghost bisa menerima anggota baru dan pandai menjaga alam laiknya suku Indian. Kita pertahankan ciri ini, seperti yang ada di logo kita yaitu gambar seorang Indian. Karena semangat mereka (suku Indian) dalam mepertahankan wilayah yang dekat dengan alam patut kita contoh.

Kini tercatat mereka memiliki 1.000 member di Facebook. Setengah dari jumlah tersebut, anggotanya selalu aktif di berbagai kegiatan pendakian yang dilakukan oleh Jungle Ghost. Beberapa gunung ternama di Indonesia, seperti Gunung Galunggung, Tampomas, dan lainnya pernah didaki. Tak jarang komunitas ini juga banyak mengikuti festival budaya. Sebut saja Pawai Budaya yang dihelat di Tulehu, Maluku.

Selain mempelajari adat budaya daerah, Jungle Ghost merupakan komunitas yang peduli akan sesama. Di setiap kegiatan pendakian dan kunjungan daerah, mereka rutin memberikan sumbangan baik uang atau barang kepada warga sekitar yang kurang mampu. Nama programnya Jungle Ghost Charity. Program ini sering mendapat respons yang baik, karena banyak warga yang terbantu.

Sementara untuk urusan kopdar, Jungle Ghost kumpul setiap dua minggu sekali. Biasanya kopdar digelar di Alun – Alun Ahmad Yani, Tangerang. Setiap kopdar anggota wajib menggunakan pakaian khas suku Indian. “Kita tidak ingin kehilangan ciri khas, makanya pakaian Indian harus selalu dibawa,” tukasnya.

Source: Kaskus

Comments are closed.