Membuat peta kontur

Membuat peta kontur

Membuat Peta kontur Gunung & Peta Kemiringan Lereng.

Musim hujan datang, Demi keselamatan dan kenyamanan banyak teman-teman yang suka mendaki dan menjelajah hutan gunung memilih istirahat dulu dirumah, Sambil bersiap kalau-kalau dibutuhkan untuk turun menjadi relawan, tidak ada salah nya saat santai kita menambah skill extra dalam bidang navigasi,

Selama ini dalam navigasi kita telah dimanjakan dengan Peta dan GPS, Tidak ada salahnya untuk mengetahui dan belajar bagaimana sebuah peta dibuat, Sekaligus untuk mensiasati susahnya memperoleh peta kontur gunung dengan skala lebih besar dari 1:25K misalkan skala 1:5K atau 1:10K

Lansung saja kepoint…

Tools dan Bahan untuk praktek
-Tools/Software : Download dan Install.
1. Arcgis Arcmap versi 10.3 cari sendiri… hehehe
atau download 60 hari trial disite resmi nya = http://www.arcgis.com/features/free-trial.html?origin=arcgiscom-Desktop
2. Plugin Archydro = download plugin archydro = http://resources.arcgis.com/en/communities/hydro/01vn0000000s000000.htm

-Bahan praktek : Citra satelit (DEM) dan GpsLog =
Link Download File bahan.rar : https://drive.google.com/open?id=0B4cgCyTqcqvAOG9meng5NmxQUGc
Pada link dilampirkan juga :
2 file PDF peta dari hasil tutorial.
1 file JPEG gambar Zona UTM indonesia ,1 file TIFF DEM alias citra satelit gunung salak,1 file KML gpslog dari trek gunung salak (di dalam file bahan.rar)

Tutorial kali ini berupa video tutorial dasar untuk Membuat Peta kontur,
agar memudahkan pemahaman maka video dipisah menjadi bagian-bagian sebagai berikut :
part 1 . Memotong citra satelit
part 2 . Menentukan proyeksi dan skala
part 3 . Menentukan garis kontur interval 25m dan 100m
part 4 . Menentukan prediksi aliran air
part 5 . Menambahkan grid
part 6 . Menambahkan hasil rekaman GPS (gpslog)
part 7 . Memperbaiki tampilan
part 8 . Menambahkan legenda
part 9 . Export/print dan preview
Part 10. Menambahkan layer kemiringan lereng (slope)

Simak dan praktekkan playlist video nya step by step part 1 – 10 di youtube :
https://www.youtube.com/playlist?list=PL0kVg2dd3GYPtpSzYHPXbFmXMzexIYA5b
NB: sebaiknya download saja part2 video nya dengan resolusi 720 biar mudah dan jelas untuk diputar ulang sambil praktek.

Link2 alternatif
1. download gpslog = http://jungleghost.org/peta-jalur-pendakian/
2. cara download citra satelit = Baca disini

Berantas buta navigasi ….. Howghh

Oruxmap step by step part 1

Oruxmap step by step part 1

Proses install dan patch oruxmap

Siapa yang tidak kenal apps oruxmaps, Dikalangan pejalan app ini cukup populer karena multiguna dan dapat digunakan tanpa sinyal hp. Namun sehebat apapun sebuah teknologi tetap harus lebih hebat sang manusia, jadi sebelum pake appgps/handheld gps untuk berpetualang di hutan dan gunung, Sebaiknya belajar navigasi manual dulu dengan kompas,protaktor dan peta cetak.

Yap tanpa panjang lebar langsung bahas app nya.

Bahan-bahan yang harus disiapkan :
1. handphone android yang sudah support GPS

2. Download file : onlinemapsource.xml Disini pengguna browser desktop atau Disini untuk pengguna browser mobile
file ini berguna untuk menambahkan google > maps,terrain,earth dan hybrid (abaikan poin ini jika bukan penyuka app google)

3. Download oruxmaps dan install : Playstore link
dalam tutor ini gw menggunakan oruxmap versi : V6.5.10 (yang gratisan)

Penampakan pertama
Penampakan pertama

Read more

Oruxmap step by step part 4

Oruxmap step by step part 4

Menambahkan tracklog GPX atau KML

File log hasil dari rekaman perangkat gps (handheld GPS) seperti garmin,magellan dsb, dan dari rekaman berbagai applikasi gps bisa anda tambahkan pada peta offline anda, tentunya file tersebut harus ada terlebih dahulu.
Lanjut….

Bahan-bahan yg diperlukan :
1. hp android yang sudah diinstall dan disetting app oruxmaps plus peta OFFLINE di oruxmaps.
2. file log KML atau GPX rute bisa didownload disini : link = Jungle ghost
atau cari di tempat lain atau bikin pakek arcgis/qgis/google earth dll
dalam tutorial ini gw pake file kerinci dari link Jungle ghost diatas.

Cara download :
1. buka link : Jungle ghost
2. cari track yg diinginkan dan tap/klik tanda ‘+’ lalu tap/klik tulisan Lihat di google maps

Lihat di google maps

Read more

Resection – Intersection

Resection – Intersection

RESECTION

Adalah cara untuk mengetahui posisi kita pada peta dengan cara melakukan pembidikan ke arah 2 tanda medan atau lebih yang kita Kenali Medan sebenarnya maupun di peta (misalnya puncak gunung,atau , kontur yang lebih tinggi dan terlihat jelas lakukan pembidikan dengan kompas ke titik pertama (sebut saja titik A) catat azimutnya

Azimuth
adalah ANGKA YANG DITUNJUKKAN OLEH JARUM KOMPAS )
atau yang disebut SUDUT KOMPAS
Sudut kompas/AZIMUTH, mempunyai sudut pembalik yaitu
BACK AZIMUTH yang diperoleh dengan rumus :
BACK AZIMUTH = AZIMUTH + 180˚
jika azimuth < dari 180 maka BA = A + 180
jika azimuth > dari 180 maka BA = A – 180
MAKSUD DAN TUJUAN AZIMUTH & BACK AZIMUTH

ketahui dulu Skala peta

SKALA PETA

Adalah perbandingan antara jarak di peta dengan jarak pada medan sebenarnya dengan Rumus :
Jarak di peta x Skala = Jarak sebenarnya

Skala peta 1 : 50.000 artinya 1 cm di peta sama dengan 50.000 cm pada  medan sebenarnya atau 500 meter pada medan sebenarnya atau 0,5 Km pada  medan sebenarnya
Jadi seandainya jarak pada peta = 3 cm maka pada medan sebenarnya :
3 cm x 50.000 cm = 150.000 cm = 1.500 meter = 1,5 Km

oke di lanjut lagi….

# Menentukan arah perjalanan kita baik di medan sebenarnya maupun di peta
# sebagai cross check apakah perjalanan kita sesuai dengan  rencana perjalanan yang telah ditentukan
# Sebagai arah awal dan akhir perjalanan
# Dengan menggunakan azimuth, resiko tersesat dapat diperkecil  karena saat kembali, kita akan menggunakan arah yang sama  dengan saat berangkat
Catat hasilnya dan cari Back Azimuthnya
lakukan pembidikan dengan kompas ke titik kedua (sebut saja titik B) catat azimutnya dan tambahkan dengan hasil perhitungan SPM tahun sekarang
# Catat hasilnya dan cari Back Azimuthnya
# Tarik Garis pada peta dari titik A ke arah Back Azimuthnya
# Tarik Garis pada peta dari titik B ke arah Back Azimuthnya
# Perpotongan garis dari titik A dan B itulah merupakan POSISI KITA (sebut saja titik C)

setelah Resection maka kita ke Intersection klo resection adalah cara mengetahui posisi kita pada Peta.
maka :

INTERSECTION

Adalah cara untuk mengetahui posisi satu tanda medan pada peta dengan cara melakukan pembidikan dari 2 tempat atau lebih dengan jarak tertentu yang suda kita Resection untuk menetukan sekarang Tujuan kita dengan bidikan Kompas.

Langkah-langkah Intersection adalah :

Lakukan Resection dan cari titik kita (kita sebut A) di peta
lakukan pembidikan dengan kompas dari posisi kita (A) ke arah sasaran, catat azimutnya dan tambahkan dengan hasil perhitungan SPM tahun sekarang
Pindah ke lokasi lain dengan jarak jangan terlalu dekat dengan posisi sebelumnya.
Lakukan Resection dan cari titik kita (kita sebut B) di peta
lakukan pembidikan dengan kompas dari posisi kita (B) ke arah sasaran, catat azimutnya
Tarik Garis pada peta dari titik A sesuai Azimuthnya
Tarik Garis pada peta dari titik B sesuai Azimuthnya
Perpotongan garis dari titik A dan B itulah merupakan Tujuan kita (kita sebut C)
dengan Kikabatas :kiri ke kanan dan bawah ke atas
1. Tentukan koordinat peta dengan cara resection
2. ukur dari garis batas paling kiri sampai ke titik hasil resection
3. Ukur jarak dari Batas paling bawah atau paling atas (tergantung letak peta di LU atau di LS) ke titik titik hasil resection

Menentukan tempat dengan bantuan angka-angka yang ada pada Garis Tegak dan Garis Datar (KARVAK) dalam peta Topografi.
Sistim penomoran koordinat pada Peta Topografi dibagi 2 yaitu :
• SISTIM 6 ANGKA (satu karvak dibagi menjadi 10 bagian)
• SISTIM 8 ANGKA (satu karvak dibagi menjadi 10 bagian)
Pembagian karvak tersebut sudah ada di salah satu yang merupakan perelengkapan pendukung navigasi darat yang disebut dengan Protactor
Untuk lebih presisi, sebaiknya selalu gunakan sitim 8 angka, terutama untuk peta dengan skala 1:50.000 dan 1:25.000
Karena pada skala ini luas satu karvak cukup besar untuk dibagi menjadi 100 bagian
8 ANGKA
8 ANGKA
Koordinat titik A di atas :
6 Angka (satu karvak dibagi 10 bagian) : 755, 497
8 Angka (satu Karvak dibagi 100 bagian) : 7550, 4970
Ingat, angka yang makin besar ke kanan adalah sumbu X dan makin besar ke atas adalah sumbu Y
cari dulu Judul peta, Nomor baru kemudian Koordinat (X,Y)

Intersection banyak digunakan pada saat operasi SAR hutan gunung, misalnya dalam operasi pencarian pesawat,dilakukan oleh beberapa tim untuk membidik satu sasaran untuk mengetahui posisi sasaran di peta.

demikianlah sebagian dari keseluruhan
Howghhhh….!!!!