Kami Cinta Indonesia

Kami Cinta Indonesia





Wajah Pribumi Anak Negri
Perbatasan Timor Leste dan Indonesia.

nkri harga mati

Manusasi miomafo barat Eban, Timor Timur Utara

Tidak jauh dari sini sekitar 1Km terlihat jelas pos penjagaan dari Timor Leste yang Masih menjadi Tanah Sengketa yang belum selesai sampai sekarang perbatasan antar negara Republik Indonedia dengan Republik Demokratik Timor Leste.

Perbatasan negara di Nusa tenggara timur berada pada tiga kabupaten yakni : Belu, Kupang dan Timor timur utara, Perbatasan di Belu terletak memanjang dari utara ke selatan bagian pulau Timor, sedangkan perbatasan kabupaten Kupang dan TTU berbatasan dengan salah satu wilayah Timor Leste, yaitu di Oekusi yang terpisah dan berada di tengah wilayah Indonesia.

Garis batas antar negara di NTT terletak di sembilan kecamatan. Satu kecamatan di Kabupaten Kupang, tiga kecamatan di TTU, dan lima kecamatan di Kabupaten Belu.

Permasalahan batas dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu, Unresolved dan Unsurveyed. Unresolved adalah masalah perbatasan yang belum terselesaikan, sementara Unsurveyed maksudnya wilayah yang belum bisa disurvey karena ada penolakan warga.

Permasalah batas meliputi tiga,

Unresolved : Noel Besi/Citrana, Bijael Sunan/Oben dan Dilumil/Memo

Unsurveyed : Area yaitu di daerah Subina




jungle ghostDaerah yang di sengketakan seluas lebih kurang 142,7 hektare, karena adanya perbedaan persepsi traktat, dan terkait masalah adat. Sebagai informasi, bahwa sebelum tahun 1893 daerah tersebut berada dalam kekuasaan masyarakat Timor Barat (Belanda), namun antara tahun 1893-1966 sudah dikuasai masyarakat Timor Timur (Portugal).

Oleh karena itu, pada tahun 1966 garis batas di sepanjang Sungai Noel Miomafo digeser ke utara mengikuti puncak gunung, mulai dari puncak Bijael Sunan sampai barat laut Oben yang ditandai dengan pilar Ampu Panalak. Pemindahan batas wilayah tersebut dilakukan secara adat dan disaksikan oleh Gubernur Potugis, dan NTT pada saat itu belum ditemukan data tertulis.

nkri diperbatasan

0029.JG-2014-2019   Lonato / Bonie Seko




“I was not born for one corner. The whole world is my native land” - Seneca -